Holiday pertama berenang sama temen2 wahhhhh seru bgt. Recommended deh kolam renang al jannah khusus wanita dan indoor. Okayyyy kapan2 lagi ya......
Jumat, 27 Desember 2013
Kamis, 05 Desember 2013
keranjang koran
ini tugas kerajinan terbuat dari koran kedua yg gue buat. huft untuk buatnya di butuhkan niat dan tekad yg kuat!!!!!!!huahahah eh ini serius. Padahal ini tugas di kasih lumayan lama, but gue blm ada niat jadi di ulur2 eh bsk di kumpulin kelabekan sendiri. Hahahahaha don't try yoaaaaaa. Btw lumayan juga sih ini keranjang wlpn rebek. Just share......
Selasa, 03 Desember 2013
alhamdulillah
alhamdulillah ya allah punya org tua, love, sahabat2 yg baikkkk. Pas tgl 25 di kasih kejutan sama mastian&keluarga di ajak dinner gitu di restaurant jepang:* di kasih kue, bela2in pulang kerja. Aaaaawh sayang bgt deh. Tgl 27 si ute ke rmh bawa kado dan malah dia yg traktir huakakaka. Maakasih ya utayyy. Tgl 28 nov ya wlpn monik lupa ultah gue, tapi di tgl itu dia dtg ke rmh ngasih surprise gitu xoxoxoxoxo seneng bgt. Gak nyangka kan. Love deh my best! Trs tgl 1 des gue ngadain makan2 sama tmn2 sekolah, terimakasih udah pada menyempatkan wkt nya&kado nya. Wlpn ada yg gk dateng hiksss. Tetep bersyukur sama allah makasih ya allah di kasih umur sampe 17th. Semoga saya menjadi pribadi lebih baik dan lebih dewasa pemikirannya. Aamiin;')
Senin, 25 November 2013
Rabu, 20 November 2013
Miiko!!!!!!
Komik jepang yg lucu gokil ini bener2 buat hari2 gue lebih dari nama gue:p kalo liburan semester tuh bisa seharian baca ini komik. Padahal yg di baca vol itu2 aja(1-25) Soalnya bu ono(pembuat komik) buat vol selanjutnya satu tahun sekali. Huhu lama bgt buuuuuuu........ awal tahun 2014 i can't wait hai miiko 26>< ciatttttttt!!!!!!
I'm the winner
. Seneng bgt ini kado 17th terindah. Btw 5 hari juga gue ulang tahun hehheheh asikkkkk bgt. Thanks to allah atas rejekinya:'*
Minggu, 20 Oktober 2013
8 Cara Menghitamkan Rambut Secara Alami
- Pilih Shampo yang Tepat
Untuk menghitamkan rambut, sebaiknya pilihlah produk shampo yang memiliki label extra body shampo atau volumizing shampoo. Shampo dengan kedua label tersebut memiliki efek untuk membuat rambut menjadi tampak lebih hitam dan tebal. Namun sebaliknya, hindarilah penggunaan shampo anti ketombe jika tidak diperlukan. Shampo anti ketombe akan memberikan efek kering pada rambut sehingga rambut akan tampak kusam dan lepek. - Gunakan Serum Rambut
Rambut yang kusam dan berubah warna biasanya disebabkan karena kekurangan nutrisi. Serum rambut (hair serum) dapat dijadikan salah satu pilihan untuk memberikan nutrisi tambahan bagi rambut dari luar. Selain menyehatkan, serum rambut juga merupakan bahan kosmetik yang juga berfungsi untuk memperbaiki penampilan dan juga mengembalikan kilau rambut anda. - Pakailah Shampo Mengkudu
Buah mengkudu kini sudah banyak diolah sebagai bahan pembuat shampo karena buah ini memang sudah terbukti ampuh untuk menjaga kesehatan rambut. Sebenarnya anda bisa menggunakan langsung buah mengudu segar untuk dioleskan pada rambut, namun karena baunya yang menyengat, mungkin akan lebih baik jika anda menggunakan produk jadi shampo mengkudu. - Gunakan Bunga SepatuSiapa sangka bunga yang tumbuh dari tanaman pagar ini ternyata cukup ampuh untuk menghitamkan rambut. Bagian mahkota bunga sepatu ternyata sangat kaya akan kandungan mineral yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Tak heran jika kini bunga sepatu juga banyak diolah sebagai teh kesehatan.

Cara penggunaannya, remas-remas tiga atau empat tangkai bunga sepatu yang sudah direndam dalam air sampai mengeluarkan lendir, kemudian oleskan lendir bunga sepatu ini pada rambut. Setelah itu, diamkan rambut selama 15 menit lalu bersihkan rambut dengan cara keramas memakai shampo. - Gunakan Kangkung
Daun dan batang kangkung sangat kaya akan kandungan berbagai mineral organik yang bermanfaat untuk membuat rambut menjadi sehat serta memberikan efek rambut menjadi tampak lebih hitam dan berisi. Cara penggunaannya, cuci bersih 1 ikat kangkung lalu rebus sampai lembek. Setelah itu, gunakan air rebusan kangkung tadi untuk keramas. Cukup lakukan cara ini 2 kali sebulan dan jangan lupa untuk selalu bilas rambut dengan shampo setelah menggunakan air rebusan kangkung ini. - Gunakan Biji Kemiri
Biji kemiri memang sudah sejak lama dikenal memiliki manfaat untuk menghitamkan rambut. Rempah-rempah yang satu ini bahkan sekarang juga sudah digunakan untuk campuran berbagai macam shampo. Produk-produk kosmetik hasil olahan biji kemiri seperti misalnya minyak kemiri juga sudah bisa anda temukan di toko-toko kecantikan. Cara membuat minyak kemiri sebenarnya juga cukup mudah, cukup haluskan biji kemiri secukupnya, rebus dalam air, lalu gunakan air rebusan kemiri ini untuk keramas. - Air Seduhan Teh Basi
Anda bisa menggunakan segala jenis teh terutama teh hijau. Cara menggunakannya juga mudah, cukup seduh segelas teh dengan air panas lalu diamkan selama satu malam. Kemudian gunakan air seduhan teh ini keramas paling tidak dua hari sekali pada pagi hari. Fungsi dari mendiamkan teh selama satu malam adalah agar nutrisi-nutrisi yang terkandung dalam teh seperti kalsium, zinc, fosfor, serta vitamin dapat keluar dengan sempurna sehingga rambut juga lebih bisa efektif dalam menyerap nutrisi teh. - Gunakan Biji Pepaya
Jangan buang semua biji pepaya mulai sekarang karena "sampah" ini ternyata memiliki banyak manfaat bagi rambut, terutama untuk menghitamkan dan memperkuat rambut. Cara penggunaannya, sangrai biji pepaya yang masih segar, tumbuk sampai halus biji pepaya hasil sangrai, campurkan dengan air secukupnya, gunakan untuk keramas, lalu diamkan rambut selama 10 menit sambil disisir-sisir menggunakan tangan, setelah itu cuci rambut dengan air sampai bersih.
Minggu, 06 Oktober 2013
6 OKTOBER 2013
Jumat, 13 September 2013
DMDNSHOP
Twitter: @dmdnshop No Hp: 089617660227 Pin:2322B619
Melayani dgn baik daaaaaaaaan bisa mengirim se luruh indonesia HAHAHAHAHAHA
Agak alay dikit sih;-) yaudah intinya kalo mau beli jam tangan hubungin olshop gue ingettttt @DMDNSHOP
SIPPPPPP SEKIANNNN!!!!!!!!!!
Sabtu, 24 Agustus 2013
Twenty Eight.
Jumat, 23 Agustus 2013
Share
KISAH NYATA BAPAK TUA PENJUAL AMPLOP
Setiap menuju ke Masjid Salman ITB untuk shalat Jumat, saya selalu melihat seorang bapak tua yang duduk terpekur di depan dagangannya. Dia menjual kertas amplop yang sudah dibungkus di dalam plastik. Sepintas di lihat, barang jualannya itu terasa “aneh” di antara pedagang lain yang memenuhi pasar kaget di seputaran Jalan Ganesha setiap hari Jumat.
Pedagang di pasar kaget umumnya berjualan makanan, pakaian, DVD bajakan, barang mainan anak, sepatu dan barang-barang asesori lainnya. Tentu agak aneh dia “nyempil” sendiri menjual amplop, barang yang tidak terlalu dibutuhkan pada zaman yang serba elektronis seperti saat ini. Masa kejayaan pengiriman surat secara konvensional sudah berlalu, namun bapak itu tetap menjual amplop. Mungkin bapak itu tidak mengikuti perkembangan zaman, apalagi perkembangan teknologi informasi yang serba cepat dan instan, sehingga dia pikir masih ada orang yang membutuhkan amplop untuk berkirim surat.
Kehadiran bapak tua dengan dagangannya yang tidak laku-laku itu menimbulkan rasa iba. Siapa sih yang mau membeli amplopnya itu? Tidak satupun orang yang lewat menuju masjid tertarik untuk membelinya. Lalu lalang orang yang bergegas menuju masjid Salman seolah tidak mempedulikan kehadiran bapak tua itu.
Kemarin ketika hendak shalat Jumat di Salman saya melihat bapak tua itu lagi sedang duduk terpekur. Saya sudah berjanji akan membeli amplopnya itu usai shalat, meskipun sebenarnya saya tidak terlalu membutuhkan benda tersebut. Yach, sekedar ingin membantu bapak itu melariskan dagangannya. Seusai shalat Jumat dan hendak kembali ke kantor, saya menghampiri bapak tadi. Saya tanya berapa harga amplopnya dalam satu bungkusan plastik itu. “Seribu”, jawabnya dengan suara lirih.
Astaga, harga sebungkus amplop yang isinnya sepuluh lembar itu hanya seribu rupiah? Uang sebesar itu hanya cukup untuk membeli dua gorengan bala-bala pada pedagang gorengan di dekatnya. Uang seribu rupiah yang tidak terlalu berarti bagi kita, tetapi bagi bapak tua itu sangatlah berarti. Saya tercekat dan berusaha menahan air mata keharuan mendengar harga yang sangat murah itu. “Saya beli ya pak, sepuluh bungkus”, kata saya.
Bapak itu terlihat gembira karena saya membeli amplopnya dalam jumlah banyak. Dia memasukkan sepuluh bungkus amplop yang isinya sepuluh lembar per bungkusnya ke dalam bekas kotak amplop. Tangannya terlihat bergetar ketika memasukkan bungkusan amplop ke dalam kotak.
Saya bertanya kembali kenapa dia menjual amplop semurah itu. Padahal kalau kita membeli amplop di warung tidak mungkin dapat seratus rupiah satu. Dengan uang seribu mungkin hanya dapat lima buah amplop. Bapak itu menunjukkan kepada saya lembar kwitansi pembelian amplop di toko grosir. Tertulis di kwitansi itu nota pembelian 10 bungkus amplop surat senilai Rp 7.500. “Bapak cuma ambil sedikit”, lirihnya. Jadi, dia hanya mengambil keuntungan Rp 250 untuk satu bungkus amplop yang isinya 10 lembar itu.
Saya jadi terharu mendengar jawaban jujur si bapak tua. Jika pedagang nakal ‘menipu’ harga dengan menaikkan harga jual sehingga keuntungan berlipat-lipat, bapak tua itu hanya mengambil keuntungan yang tidak seberapa. Andaipun terjual sepuluh bungkus amplop saja keuntungannya tidak sampai untuk membeli nasi bungkus di pinggir jalan. Siapalah orang yang mau membeli amplop banyak-banyak pada zaman sekarang? Dalam sehari belum tentu laku sepuluh bungkus saja, apalagi untuk dua puluh bungkus amplop agar dapat membeli nasi.
Setelah selesai saya bayar Rp 10.000 untuk sepuluh bungkus amplop, saya kembali menuju kantor. Tidak lupa saya selipkan sedikit uang lebih buat bapak tua itu untuk membeli makan siang. Si bapak tua menerima uang itu dengan tangan bergetar sambil mengucapkan terima kasih dengan suara hampir menangis.
Saya segera bergegas pergi meninggalkannya karena mata ini sudah tidak tahan untuk meluruhkan air mata. Sambil berjalan saya teringat status seorang teman di facebook yang bunyinya begini : “bapak-bapak tua menjajakan barang dagangan yang tak laku-laku, ibu-ibu tua yang duduk tepekur di depan warungnya yang selalu sepi. Carilah alasan-alasan untuk membeli barang-barang dari mereka, meski kita tidak membutuhkannya saat ini. Jangan selalu beli barang di mal-mal dan toko-toko yang nyaman dan lengkap..”.
Si bapak tua penjual amplop adalah salah satu dari mereka, yaitu para pedagang kaki lima yang barangnya tidak laku-laku. Cara paling mudah dan sederhana untuk membantu mereka adalah bukan memberi mereka uang, tetapi belilah jualan mereka atau pakailah jasa mereka. Meskipun barang-barang yang dijual oleh mereka sedikit lebih mahal daripada harga di mal dan toko, tetapi dengan membeli dagangan mereka semoga saja perbuatan baik kita dapat berbuah menjadi suatu akibat yang baik pula, karena secara tidak langsung kita telah membantu kelangsungan usaha dan hidup mereka.
Dalam pandangan saya bapak tua itu lebih terhormat daripada pengemis yang berkeliaran di masjid Salman, meminta-minta kepada orang yang lewat. Para pengemis itu mengerahkan anak-anak untuk memancing iba para pejalan kaki. Tetapi si bapak tua tidak mau mengemis, ia tetap kukuh berjualan amplop yang keuntungannya tidak seberapa itu.
Di kantor saya amati lagi bungkusan amplop yang saya beli dari si bapak tua tadi. Mungkin benar saya tidak terlalu membutuhkan amplop surat itu saat ini, tetapi uang sepuluh ribu yang saya keluarkan tadi sangat dibutuhkan si bapak tua.
Kotak amplop yang berisi 10 bungkus amplop tadi saya simpan di sudut meja kerja. Siapa tahu nanti saya akan memerlukannya. Mungkin pada hari Jumat pekan-pekan selanjutnya saya akan melihat si bapak tua berjualan kembali di sana, duduk melamun di depan dagangannya yang tak laku-laku.
Semoga bermanfaat ya teman2, just share;-)
sumber : http://wowunic.blogspot.com/2013/08/kisah-nyata-bapak-tua-penjual-amplop.html#.UhXZdWulu4w.facebook
Kamis, 22 Agustus 2013
Little story about me
My name is Beautiful..........haha bahasa indonya sih 'INDAH' karena gue org indonesia jadi cukup panggil indah aja*kedipinmata* kata orang2 yg di sekitar gue sih gue itu bawel, entah knp apa karna gue punya tahi lalat di dkt bibir ya haha tapi gue bawel cuma sama org2 yg menurut gue pas buat gue bawelin. gue itu turunan jawa tengah&jawa timur, bapak timur dan ibu tengah. bokap gue punya postur badan yg kutilang(kurus tinggi langsing) tapi nyokap punya postur badan yg 'bohay' tinggi dan gemuk. Jadilah lahir seorang anak perempuan yang bawel, barbadan tinggi besar, punya kulit gak putih dan gak item2 amat. hahaha(turunan kali ye). Oke itu sedikit cerita dari gue;-) 'tak kenal maka tak sayang'





